Sabtu, 24 Oktober 2009

Do'a Bila Sudah Dapat Membayar Hutang


BAARAKALLAAHU LAKA FII AHLIKA WA MAALIKA”


Artinya :
Mudah- mudahan Allah memberkahi keluargamu dan hartamu.”


Do’a ini merupakan ucapan syukur kepada Allah, dibaca setelah hutang lunas terbayar.

Do'a Supaya Mendapat Anugerah dan Rahmat


ALLAAHUMMA INNI AS-ALUKA MIN FADHLIKA WA RAHMATIKA FA INNAHU LAA YAMLIKU HUMAA ILLAA ANTA”


Artinya :
Wahai Tuhanku, aku memohon kepada- Mu dari anugerah dan rahmat- Mu, karena hanya Engkaulah yang memiliki keduanya itu.”


Do’a ini terdapat dalam riwayat Ibnu Mas’ud, bahwasanya Rasulullah SAW pernah didatangi oleh seorang tamu, lalu oleh Rasulullah tamu itu dibawa ke rumah salah seorang istrinya untuk dijamu. Akan tetapi pada waktu itu, tidak seorangpun dari istri- istri Rasulullah yang mempunyai makanan untuk disajikan kepada tamunya.
Melihat keadaan seperti itu, Rasulullah lalu berdo’a seperti diatas. Dan beberapa waktu kemudian, datanglah seorang sahabat yang membawa daging panggang untuk diberikan kepada Rasulullah. Setelah itu beliau bersabda ”Inilah anugerah dari Allah, sedang waktu itu aku sedang menanti rahmat.” (Diriwayatkan oleh Ath Thabrani dan Abu Nu’aim)

Do'a Untuk Menghilangkan Kesedihan Karena Hutang


ALLAA LAHUL KHALQU WAL AMRU TABAARAKALLAAHU RABBUL ’’AALAMIINA”


Artinya :
Ketahuilah olehmu, Dialah (Allah) yang mempunyai ciptaan dan suruhan. Maha Mulia Tuhan Semesta Alam.”


Pernah diceritakan, bahwa zaman dahulu hiduplah seorang laki- laki yang kaya raya dan hidupnya sangat kecukupan. Akan tetapi karena suatu sebab, kekayaan tersebut surut dan akhirnya habis sehingga ia jatuh miskin dan menanggung hutang yang banyak.
Suatu malam, pikirannya sangat kacau dan sedih karena memikirkan nasib buruk dan hutangnya yang banyak, sehingga ia tak bisa tidur. Lalu ia berjalan- jalan menyusuri daerah di sekelilingnya. Pada suatu tempat, ia mendengar ada orang yang membaca ayat suci Al- Qur’an. Didengarnya bacaan itu dengan khusyuk, hingga tiba pada suatu ayat yang berbunyi : “ALAA LAHUL KHALQU WAL AMRU TABAARAKALLAAHU RABBUL ‘AALAMIINA.” (Q.S Al- A’raf ayat 54). Entah karena apa, ayat tersebut sangat terkesan di hatinya, sehingga ia baca berulang- ulang sambil meneruskan perjalanannya hingga tiba waktu subuh.
Sampai di rumah, ia masih belum juga bisa tidur, lalu ia duduk- duduk sambil membaca ayat yang baru didengarnya.
Tidak lama kemudian, datanglah seorang laki- laki yang belum dikenalnya. Begitu sang tamu masuk, ia bertanya ”Ada keperluan apakah sehingga Anda pagi- pagi datang kemari ?”. Lalu dijawab oleh sang tamu ”Aku datang kemari perlu menitipkan uang pada tuan”.
Dengan terkejut, ia berkata ”Maaf, sebetulnya aku sanggup menolong Anda, akan tetapi aku tidak berani, karena seperti Anda ketahui aku seorang miskin lagi melarat. Bagaimana jika aku tak bisa mengembalikan uang yang terpakai olehku ?”. Jawab si tamu ”Jika itu masalahnya, tidak jadi soal. Tuan boleh menggunakan uang itu bila tuan memerlukannya.”
Sambil berkata demikian, si tamu menyerahkan uang kepadanya, lalu pergi.
Beberapa hari kemudian, datanglah serombongan khafilah yang datang membawa barang dagangan. Melihat hal ini, ia berniat untuk membeli barang dagangan tersebut menggunakan uang orang asing yang dititipkan kepadanya. Setelah terjadi kesepakatan harga, barang- barang itu lalu ia bawa pulang ke rumahnya.
Selang beberapa hari kemudian, ia jual barang- barang itu dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga belinya, sehingga ia mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda. Dengan demikian uang yang dititipkan kepadanya menjadi berkembang dan bertambah banyak.
Seiring berjalannya waktu, orang asing yang menitipkan uang, datang kembali ke rumahnya. Oleh si laki- laki, kedatangan tamunya dikira bermaksud mengambil uang yang dititipkan kepadanya. Karena itu ia lalu masuk ke dalam mengambil uang itu beserta keuntungannya untuk diserahkan kepada tamunya.
Akan tetapi tamunya itu hanya diam saja tanpa mau menyentuh sedikitpun uang yang disodorkan kepadanya, bahkan ia berkata ”Uang yang dulu aku titipkan itu aku berikan kepada tuan berikut keuntungannya sekalian. Ketahuilah olehmu, bahwa sebenarnya aku ini adalah Malaikat Penjaga (Khadam) ayat yang selalu tuan baca itu.”
Setelah itu, orang asing yang ternyata malaikat yang menyamar itupun secara tiba- tiba lenyap dari pandangan mata, laki- laki itu menjadi heran dan takjub.
Setelah terjadinya peristiwa itu, ia lalu membiasakan diri membaca ayat tersebut sebanyak- banyaknya, sehingga akhirnya ia bisa membayar hutangnya yang menumpuk dan ia kembali menjadi orang kaya dan berkecukupan.

Jumat, 23 Oktober 2009

Do'a Supaya Rezekinya Ditambah


ALLAAHUMMA ZIDNAA WA LAA TAN QUSHNAA WA AKRIMNAA WA LAA TUUHINNAA WA A’THINAA WA LAA TAHRIMNAA WA AATSIRNAA WA LAA TU’TSIR ’ALAINAA WA ARDHINAA WARDHO’ANNA”


Artinya :
Wahai Tuhanku, berilah tambah kepada kami, janganlah Engkau hinakan kami, muliakanlah kami dan janganlah Engkau hinakan kami. Dan berilah kami, janganlah Engkau halangi kami dan pilihlah kami, dan janganlah Engkau tinggalkan kami, dan relakan kami dan janganlah Engkau cegah kami.”


Apabila seseorang membiasakan dirinya membaca do’a di atas sebanyak 7 kali pada tiap- tiap selesai mengerjakan shalat fardhu. Dan apabila hendak berangkat kerja, maka hendaklah membaca do’a ini sebanyak 3 kali.

Do'a Supaya Segera Dapat Melunasi Hutang- Hutang


ALLAAHUMMA IKFINII BI HALAALIKA ’AN HARAAMIKA WAGH NINII BI FADHLIKA ’AMMAN SIWAAKA. YAA KAABIRU ANTAL LADZII LAA YAHTADII AL WAASHIFUUNA LI WASHFI ’ADLAMATIHII”


Artinya :
Wahai Tuhanku, berilah kecukupan kepadaku dengan kehalalan-Mu dari keharaman- Mu dan berilah aku kekayaan dengan anugerah- Mu dari tidak hajat selain- Mu. Wahai Dzat yang Maha Besar, Engkaulah Dzat dimana orang- orang mensifati tidak mengetahui sifat keagungan- Mu.”


Seseorang yang memiliki hutang, baik sedikit maupun banyak, biasanya hidupnya akan gelisah sebelum dia mampu melunasi hutang- hutangnya tersebut. Maka itu, jika Anda memiliki hutang, berusahalah sambil berdo’a seperti do’a di atas sebanyak- banyaknya setiap selesai shalat fardhu atau saat tengah malam selesai tahajjud.

Rahasia Asma Allah Yaa Wahhab Sebagai Pembuka Pintu Rezeki


Barangsiapa yang membiasakan diri membaca asma Allah ”Yaa Wahhab” (Wahai Dzat Yang Maha Memberi), sebanyak 300 kali tiap- tiap hari setelah mengerjakan shalat fardhu, Insya Allah ia akan mendapatkan harta yang berlimpah, mendapatkan kewibawaan, dibukakan pintu rezeki, dan disenangi orang banyak.

Do'a Sholawat Mohon Diluaskan Rezekinya


ALLAAHUMMA SALLI ’ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHALAATAN TUASSI’A BIHAA ’ALAINAAL ARZAQA WA TUHASSINA BIHAA LANAL AKHLAQA WA’ALAA AALIHII WA SHAHBIHI WASALLAM”


Artinya :
Wahai Tuhanku, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, dengan rahmat yang menyebabkan keluasan rezqi kami dan yang menyebabkan kebaikan budi pekerti kami. Dan berilah pula kesejahteraan kepada keluarga dan shabat beliau.”


Barangsiapa yang membiasakan diri membaca do’a tersebut pada tiap- tiap selesai mengerjakan shalat fardhu paling sedikit sebanyak 30 kali, Insya Allah akan diluaskan rezekinya dan dijauhkan dari kefakiran.

Do'a Supaya Mendapat Rezeki Yang Mudah


LAA ILAAHA ILLALLAAHUL MALIKUL HAQQUL MUBIINU MUHAMMADUN RASULULLAAHI SHAADIQUL WA’DIL AMIINI”


Artinya :
Tiada Tuhan melainkan Allah, Tuhan Yang Haq serta Nyata, Muhammad adalah utusan Allah yang menepati janji serta dapat dipercaya.”


Dalam kitab Syamsul Ma’arif, terdapat riwayat yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda :
”Barangsiapa yang membaca do’a seperti diatas sedikit sebanyak 100 kali pada tiap- tiap hari, maka Allah akan memudahkan jalannya rezeqi baginya, menghilangkan segala macam kesusahan, kemiskinan

Do'a Mohon Dibukakan Pintu Rezeki dan Kekayaan


SUBHAANALLAAHI WA BIHAMDIHII SUBHAANALLAHIL ’ADLIIMI ASTAGHFIRULLAAHA”


Artinya :
Maha Suci Allah dengan segala puji-Nya Maha Suci Allah lagi Maha Agung. Aku memohon ampun kepada Allah.”


Bila seseorang ingin dibukakan pintu rezeki sehingga mendapat kekayaan yang membawa berkah, hendaklah membaca do’a diatas sebanyak 100 kali setiap selesai mengerjakan Shalat Subuh dan Maghrib.

Kamis, 22 Oktober 2009

DO’A SEWAKTU AKAN MEMAKAI PAKAIAN YANG BARU





“ALHAMDULILLAAHIL LADZII KASAANII HAADZAA WA RAZAQANIIHI MIN GHAIRI HAULIN MINNII WA LAA QUWWATIN”

Artinya :
          “Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kepadaku pakaian ini dan telah memberi rezeki kepadaku tanpa ada daya upaya dan kekuatan dariku.”

Do’a ini terdapat dalam riwayat Ibnu Sunni, bahwasanya Rasulullah SAW pernah bersabda :
“Barangsiapa yang memakai pakaian baru, maka hendaklah membaca do’a di atas. Niscaya dia akan mendapatkan ampunan dari Allah atas dosa- dosanya yang telah lalu.”

DO’A KETIKA MEMAKAI PAKAIAN BIASA





“BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIIM. ALLAHUMMA INNII ASALUKA MIN KHAIRIHI WA KHAIRI MAA HUWA LAHUU WAA’UDZUBIKA MIN SYARRIHI WA SYARRI MAA HUWA LAHUU.”

Artinya :
          “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku memohon kepada- Mu dari kebaikan pakaian ini dan dari kebaikan sesuatu yang pakaian ini dibuat untuknya. Dan aku berlindung kepada- Mu dari kejahatan pakaian ini dan kejahatan sesuatu yang pakaian ini dibuat untuknya.”

DO’A KETIKA MENDENGAR SUARA GUNTUR





“ALLAAHUMMA LAA TAQTULNAA BI GHADHABIKA WA LAA TUHLIKUNAA BI’ ADZAABIKA WA’AAFINAA QABLA DZAALIKA”

Artinya :
“Wahai Tuhanku, janganlah Engkau kami siksa kami dengan sebab kemurkaan- Mu, dan janganlah Engkau binasakan kami dengan siksa- Mu, dan selamatkanlah kami sebelumnya.”

DO’A MINTA DIPANJANGKAN UMURNYA





subhaanallaahi mil-al miizaani wa mbalaghal ‘ilmi wa muntahar ridhaa WA ZINATAL ‘ARSY”

Artinya :
          “Maha suci Allah sepenuh timbangan, dan tempat sampainya ilmu serta sempurnanya keridhaan dan seberat bobot ‘Arsy.”

Bagi seseorang yang ingin memiliki umur panjang sehingga mendapatkan kesempatan yang lebih banyak untuk mengerjakan amal- amal yang shaleh, hendaklah membaca do’a seperti di atas pada tiap- tiap selesai mengerjakan shalat fardhu.


DO’A KETIKA HUJAN TURUN





”ALLAAHUMMA SHAYYIBAN NAAFI’ AN”

Artinya :
          ”Wahai Tuhanku, turunkanlah hujan yang membawa manfaat.”

Menurut riwayat Imam Bukhari sehubungan dengan do’a di atas, bahwa Rasulullah SAW jika melihat hujan turun, beliau selalu membaca do’a di atas. Sedangkan jika hujan turun disertai dengan angin kencang atau guntur yang menakutkan, maka bacalah do’a :

”ALLAAHUMMA HAWAALAINA LAA ’ALAINAA ’ALALAAKAAMI WADZDZIRA ABI WA BUTHUUNI AUDIYATI WAMANAA BITISYSYAJARI”

Artinya :
          ”Wahai Tuhanku, janganlah sekitar kami atas kami, Wahai Tuhanku, hendaklah hujan ini turun kehutan- hutan, ke bukit- bukit kecil, ke perut- perut lembah, dan ke tempat- tempat pepohonan.”

DO’A KETIKA MELIHAT DIRI DI CERMIN





“ALHAMDULILLAAHIL LADZII SAWWAA KHALQI FA ‘ADDALAHU WA KARRAMA SHUURATA WAJHII FA HASSANAHAA WA JA’ALAIHI MINAL MUSLIMIINA”

Artinya :
          “Segala puji bagi Allah yang telah menyempurnakan kejadianku lalu menjadikan seimbang dan memuliakan bentuk wajahku, kemudian membaguskannya, dan menjadikan diriku dalam golongan orang- orang muslimin.”


DZIKIR KETIKA MELIHAT MATAHARI TERBIT





”ALHAMDULILLAAHIL LADZII WAHABA LANAA HAADZAL YAUMA WA AQAALANAA FIIHI’ ATSARAATINAA.”

Artinya :
          ”Segala puji bagi Allah, Dzat yang telah memberikan hari ini untuk kami, dan semoga melepaskan kami dari segala keterlanjuran kami pada hari ini.”

DO’A KETIKA MELIHAT BULAN TERBIT





”A’ UDZU BILLAHI MIN SYARRI HAADZAL GHAASIQI IDZAA WAQABA.”

Artinya :
          ”Aku berlindung kepada Allah dari kejahatan yang gelap ini (bulan) apabila ia terbenam”

Menurut riwayat Ibnu Sunni, bahwa Rasulullah SAW menyuruh Aisyah r.a agar membaca do’a di atas ketika beliau (Rasulullah SAW) memperlihatkan kepadanya bulan yang baru terbit.
Berdasarkan riwayat di atas, maka apabila kita melihat bulan terbit, hendaklah kita berdo’a dengan do’a di atas supaya kita terhindar dari kejahatan- kejahatan yang biasanya terjadi pada waktu bulan sudah terbenam sehingga malam dalam keadaan gelap.

DO’A BILA MENGAGUMI SESUATU





”U’ IIDZUKA BI KALIMAATILLAHIT TAAMAATI MIN KULLI SYAITHAANIN WA HAMMATIN WA MIN KULLI AININ LAAMMATIN.”

Artinya :
          ”Aku perlindungkan kamu dengan kalimat- kalimat Allah yang sempurna dari syaitan dan dari segala binatang berbisa dan dari semua mata yang melontarkan keburukan kepada apa yang dilihatnya.”


Rabu, 21 Oktober 2009

DO’A BILA TIBA- TIBA TERSENTAK DARI TIDUR




”A’UUDZU BI KALIMATILLAAHIT TAAMMAATI MIN GHADHABIHI WA SYARRI ’IBAADIHI WA MIN HAMAZAATISY SYAYAATIINI WA AN YAH DHURUUNI.”

Artinya :
          ”Aku berlindung dengan kalimat- kalimat Allah yang sempurna dari kemarahan siksa- Nya, dari kejahatan hamba- hamba- Nya dan dari segala godaan syaitan dan dari kehadiran mereka.”


DO’A KETIKA MENDAPATKAN MIMPI YANG BURUK




”ALLAAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MIN ’AMALISY SYAITHAANI WA SAYYI- AATIL AHLAAMI.”

Artinya :
          ”Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syaitan dan dari buruknya mimpi”

Menurut Ibnu Sirin, jika engkau mendapatkan mimpi yang baik, maka hendaklah engkau memuji Allah, dan menceritakan mimpi baik itu kepada orang lain.
Tetapi, jika engkau mendapatkan mimpi buruk, jika engkau terbangun, maka meludahlah sebanyak 3x ke arah kiri lalu berdo’a dengan do’a di atas. Dan hendaklah jangan engkau ceritakan mimpi itu kepada orang lain.